Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin Wafat: Jejaknya Abadi?

⚡ LEVEL 1: TL;DR

  • Eks Gubernur Sumatera Selatan dua periode, Bapak Alex Noerdin, dikabarkan telah berpulang pada hari ini, Kamis, 26 Februari 2026.
  • Beliau dikenal sebagai tokoh yang pernah memimpin provinsi tersebut dengan berbagai ‘inovasi’ dan proyek mega yang sempat mencuri perhatian.
  • Sayangnya, perjalanan karir cemerlangnya diduga kuat sedikit ‘ternoda’ oleh kasus korupsi yang membuatnya divonis bersalah di pengadilan.

🗣️ LEVEL 2: DEEP DIVE

Kabar duka datang dari ranah politik Sumsel. Bapak Alex Noerdin, mantan Gubernur yang menjabat selama dua periode penuh, telah menghembuskan napas terakhirnya. Sosok yang satu ini memang dikenal punya segudang pengalaman, utamanya dalam mengelola sumber daya daerah. Kita semua pasti ingat bagaimana pembangunan di Sumsel begitu ‘pesat’ di masa kepemimpinan beliau, kabarnya sampai banyak proyek yang nilainya fantastis!

Tentu saja, sebagai “Suara Rakyat Bawah”, kita juga tidak bisa melupakan jejak beliau yang lain. Yep, soal vonis korupsi yang menjeratnya. Dua kasus lho, gaes! Korupsi dana hibah dan pembelian gas bumi. Ini menunjukkan betapa ‘profesionalnya’ beliau dalam mengelola aset negara, sampai-sampai ada saja yang nyangkut di kasus hukum. Semoga saja, pelajaran ini bisa jadi pengingat untuk para pemimpin lain agar lebih ‘berhati-hati’ dalam menyejahterakan rakyat. Karena, dompet rakyat itu tipis, beda sama anggaran negara yang diduga kuat sering bocor.

✊ Suara Kita:

“UGAN turut berdukacita. Semoga apa yang sudah terjadi bisa jadi cerminan, bahwa keadilan itu kadang lambat, tapi pasti. Dan kalau ada uang negara yang ‘nyasar’, rakyat kecil pasti yang pertama kena dampaknya. RIP, Pak.”

5 thoughts on “Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin Wafat: Jejaknya Abadi?”

  1. Jejaknya abadi, ya? Abadi di catatan sejarah… dan di berkas perkara hukum yang tak lekang oleh waktu. Semoga amal ibadah dan ‘sumbangsihnya’ kepada negara diterima di sisi-Nya, terutama sumbangsih yang sempat mampir ke rekening pribadi.

    Reply
  2. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Kalo udah gini, mau gimana lagi. Yang jelas, harga beras di pasar gak ikut turun kan? Bawang merah malah makin nyala harganya, padahal udah 2026 ini lho. Mikirin nasib kita aja ini mah.

    Reply
  3. Ya Allah, beda banget nasib ya. Kita mati-matian kerja dari subuh sampe malem buat nutupin cicilan sama bayar pinjol. Beliau ‘abadi’ dengan kasusnya. Semoga tenang di alam sana. Kita mah tetap berjuang buat makan besok.

    Reply
  4. Anjir, legend banget sih ini mah. Jejaknya emang abadi, bro, di Google juga ada kok vonis korupsinya. Gak bisa dihapus kan? RIP buat almarhum, semoga tenang. Tapi ya gitu deh, sistemnya kadang bikin geleng-geleng. Menyala abangkuh, tapi sayangnya kasusnya juga ikutan menyala.

    Reply
  5. Meninggal dunia ya. Begitulah hidup. Nanti juga pelan-pelan kasusnya, jejaknya, semuanya bakal dilupakan. Ada pejabat baru, kasus baru. Cuma ganti orang saja, pola akan tetap sama.

    Reply

Leave a Comment