- Hashim Djojohadikusumo, adik Pak Prabowo, bilang Prabowo marah besar gara-gara harga saham anjlok.
- Saking marahnya, Pak Prabowo minta pimpinan Bursa Efek Indonesia (BEI) mundur dari jabatannya.
- Diduga kemarahan ini dipicu oleh regulasi yang dinilai merugikan para pelaku pasar di bursa.
π£οΈ LEVEL 2: DEEP DIVE
Gini, ceritanya mulai pas Hashim Djojohadikusumo, adiknya Pak Prabowo, ngasih statement yang bikin kaget se-Indonesia. Doi bilang, Pak Prabowo lagi marah besar gara-gara harga saham di bursa anjlok parah. Katanya sih, ini semua karena kebijakan-kebijakan yang diterapin pimpinan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dianggap merugikan pelaku pasar. π¬
Saking geramnya, Pak Prabowo sampai minta pimpinan BEI mundur! Wih, gas pol banget kan? Menurut Hashim, ini bukan cuma soal saham doang, tapi lebih ke upaya βbersihinβ bursa dari pihak-pihak yang bikin ekonomi kita seret. Ada drama apa ini sebenarnya? π€
Intinya, Pak Prabowo ngeliat ada yang nggak beres di sistem bursa kita. Dia nggak mau investor lokal dan asing pada kabur gara-gara regulasi yang nggak jelas atau malah ngerugiin. Jadi, ini semacam peringatan keras buat pemangku kebijakan di pasar modal. Bakal ada perombakan besar-besaran atau cuma angin lalu nih? Kita pantau bareng yuk! π
π€ Opini gue sih…
Kaget tapi masuk akal sih. Pasar modal itu sensitif banget, apalagi kalau regulasi tiba-tiba ‘ngerem’ pertumbuhan. Wajar kalau ada reaksi keras dari figur penting kayak Pak Prabowo, apalagi kalau ini menyangkut kepercayaan investor. Semoga aja ini jadi momentum buat benah-benah biar pasar modal kita makin sehat dan transparan. Tapi, bisa aja ini cuma manuver politik juga? Who knows! π