APBN Defisit Rp 240 T, Alarm Fiskal atau Keteledoran?
Sisi Wacana mengupas tuntas defisit APBN Rp 240 Triliun di akhir Maret 2026. Apa penyebabnya dan bagaimana dampaknya bagi masyarakat biasa? Sebuah analisis mendalam.
Sisi Wacana mengupas tuntas defisit APBN Rp 240 Triliun di akhir Maret 2026. Apa penyebabnya dan bagaimana dampaknya bagi masyarakat biasa? Sebuah analisis mendalam.
Sisi Wacana mengkritisi klaim Kementerian Keuangan tentang resiliensi ekonomi Indonesia, membandingkan data makro dengan realitas daya beli masyarakat dan menyoroti siapa yang diuntungkan.
Sisi Wacana membedah peresmian proyek hilirisasi Rp116 Triliun oleh Prabowo, menganalisis klaim vs. realita, dan implikasinya bagi rakyat kecil serta elite.
Analisis mendalam Sisi Wacana tentang janji Purbaya untuk tidak menaikkan pajak hingga ekonomi Indonesia tumbuh 6%. Membedah fakta, implikasi, dan tantangan di balik komitmen fiskal ini.
Analisis mendalam Sisi Wacana mengupas kerentanan kedaulatan pangan Indonesia di tengah ketidakpastian global, menyoroti peran lembaga kunci dan kepentingan elit di baliknya. Pelajari dampaknya bagi rakyat.
Sisi Wacana menganalisis kehadiran Dirut BRI di Jogja Financial Festival. Sejauh mana peran BUMN dalam meningkatkan literasi finansial masyarakat dan tantangan yang masih harus dihadapi?
Seorang ekonom senior bagikan 5 cara agar ekonomi RI tumbuh 8%. Sisi Wacana membedah kritis, siapa diuntungkan dan apa dampaknya bagi rakyat biasa dari janji pertumbuhan yang ambisius ini.
Analis Sisi Wacana membedah pernyataan Purbaya terkait cadangan APBN yang melimpah. Apakah surplus anggaran ini benar-benar membawa ketenangan bagi seluruh lapisan masyarakat?
Sisi Wacana membedah bagaimana kenaikan harga plastik global berpotensi memicu inflasi pangan di Indonesia, membebankan masyarakat dan UMKM. Analisis tajam tentang penyebab dan dampaknya.
Analisis kritis Sisi Wacana mengenai urgensi Indonesia belajar dari Australia dan Timor Leste dalam mengelola pajak ‘durian runtuh’ dari sumber daya alam untuk kesejahteraan rakyat, bukan oligarki.