PPPK Paruh Waktu Ngarep THR Lebaran? Begini Kata BKN!

LEVEL 1: TL;DR

  • Kabar gembira nih buat teman-teman PPPK Paruh Waktu! Ada peluang besar bisa ikut kecipratan Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran tahun ini.
  • Kepala BKN, Bapak Haryomo Dwi Putranto, sedang serius mengkaji dasar hukumnya agar pemberian THR ini sah dan tidak melanggar aturan.
  • Meski masih dalam proses, ini angin segar banget buat para pejuang PPPK paruh waktu agar bisa merayakan Lebaran dengan senyum lebih lebar!

🗣️ LEVEL 2: DEEP DIVE

Halo, Gengs! Gimana kabar dompet hari ini? Nah, ada info penting nih buat kalian yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Setelah sekian lama ada perbedaan perlakuan soal THR dibanding ASN lain, akhirnya ada titik terang dari Kantor Pusat Badan Kepegawaian Negara (BKN)!

Kepala BKN, Bapak Haryomo Dwi Putranto, kemarin (25/2/2026) bilang kalau pihaknya sedang kebut kajian payung hukum yang memungkinkan PPPK paruh waktu juga dapat THR Lebaran. Ini bukan isapan jempol, lho! Beliau menekankan bahwa secara prinsip, semua ASN harus diperlakukan setara, termasuk dalam urusan tunjangan penting kayak THR.

“Kita lagi ngebut ngerjain dasar hukumnya. Harapannya ya bisa tercapai, biar semua bisa menikmati Lebaran dengan suka cita,” kata Pak Haryomo, kabarnya begitu. Intinya, niat baiknya ada, tinggal nunggu legalitasnya beres.

Ini tentu jadi kabar yang ditunggu-tunggu banyak rakyat, khususnya para PPPK paruh waktu yang selama ini merasa dianaktirikan dalam urusan tunjangan. Kita semua tahu, Lebaran itu butuh modal ekstra, ya kan? Dari beli baju baru, kue kering, sampai pulang kampung. Jadi, kalau THR ini beneran cair, bisa banget bantu ringanin beban ekonomi.

Semoga proses pengkajian ini cepat selesai dan keputusannya bisa segera diumumkan sebelum Lebaran tiba ya, Pak! Rakyat kecil cuma bisa berharap dan mendoakan yang terbaik buat kesejahteraan para abdi negara. Yuk, kawal bareng biar wacana ini jadi kenyataan!

✊ Suara Kita:

“Semoga wacana ini segera terealisasi dengan payung hukum yang jelas, biar teman-teman PPPK paruh waktu bisa senyum lebar di Hari Raya. Kesejahteraan ASN itu penting, biar kerjanya juga makin semangat!”

5 thoughts on “PPPK Paruh Waktu Ngarep THR Lebaran? Begini Kata BKN!”

  1. Wow, BKN sedang ‘mengkaji dasar hukum’. Luar biasa sekali kecepatan birokrasi kita. Jangan-jangan kajiannya butuh 10 tahun, terus hasilnya THR-nya cuma dibayar pakai janji manis. Padahal kesejahteraan itu hak, bukan hasil kajian akademis yang bertele-tele. Salut deh buat dedikasi para pengkaji.

    Reply
  2. THR THR… dikasih THR seberapa sih itu? Cukuplah buat beli bawang merah sama minyak goreng seliter doang. Coba liat harga cabai sekarang udah kayak harga emas. Lah ini masih dikaji-kaji, keburu Lebaran udah lewat duluan THR-nya. Apa-apaan sih, jangan cuma wacana doang. Emak-emak butuh kepastian!

    Reply
  3. Enak banget ya jadi PPPK, masih paruh waktu aja udah dibahas THR. Lah kita kuli bangunan mah boro-boro THR, gaji harian aja kadang telat. Pusing mikirin cicilan pinjol sama susu anak. Coba deh, kita juga dikaji gitu dasar hukum THR buat buruh lepas. Apa cuma mereka doang yang butuh kesejahteraan?

    Reply
  4. Waduh, PPPK paruh waktu mau dapet THR? Menyala abangku! Tapi ini ‘masih menunggu regulasi yang kuat’ artinya wacana doang kan? Jangan PHP dong bro, kasian kalo udah ngarep tapi ujung-ujungnya zonk. Anjir, mending langsung kasih aja sih kalo emang niat, daripada kajian bertele-tele kayak skripsi.

    Reply
  5. Wacana lagi. Nanti juga kalau sudah lewat beritanya, pada lupa. Atau paling banter, dikasih tapi syaratnya ribet atau jumlahnya tidak seberapa. Sudah biasa begini, banyak kajian tapi implementasinya jarang yang sesuai ekspektasi. Kita lihat saja nanti, kalau memang serius ya bagus.

    Reply

Leave a Comment