Skandal ‘Sekolah Rakyat’: Janji Mensos Diuji Bayang Korupsi
Sisi Wacana membedah laporan ICW mengenai potensi korupsi di program ‘Sekolah Rakyat’ dan janji Menteri Sosial untuk bersih-bersih. Mengapa janji ini penting dan apa risikonya bagi rakyat?
Sisi Wacana membedah laporan ICW mengenai potensi korupsi di program ‘Sekolah Rakyat’ dan janji Menteri Sosial untuk bersih-bersih. Mengapa janji ini penting dan apa risikonya bagi rakyat?
Analisis mendalam Sisi Wacana tentang pemanggilan eks Jampidsus Febrie Adriansyah oleh Kejagung. Bongkar intrik di balik insiden Densus 88 dan implikasinya pada pemberantasan korupsi.
Sisi Wacana menganalisis kasus raibnya dana Rp 20 miliar untuk pendidikan dan kesehatan, serta penetapan 30 pejabat sebagai tersangka. Membedah implikasi dan kerugian bagi masyarakat.
Sisi Wacana membongkar analisis mendalam di balik pernyataan Prabowo Subianto tentang penggelembungan harga proyek pemerintah dan siapa pihak yang diuntungkan.
Analisis mendalam Sisi Wacana tentang langkah Prabowo membongkar praktik mark-up di pemerintahan. Apakah ini reformasi sejati atau manuver politik belaka?
Sisi Wacana membongkar skandal korupsi di Kebun Binatang Surabaya yang menyebabkan satwa kelaparan dan mati. Siapa elit di balik penderitaan ini? Analisis mendalam berbasis data dari perspektif keadilan sosial.
Analisis mendalam Sisi Wacana terkait penahanan 3 tersangka kasus dana hibah Pokmas Jatim oleh KPK, membongkar pola korupsi klasik dan dampak krusialnya bagi kesejahteraan rakyat.
Menteri BUMN Sudaryono berkomitmen ‘zero tolerance’ terhadap korupsi dan praktik ‘hengki pengki’. Sisi Wacana menganalisis implikasi pernyataan ini bagi reformasi BUMN dan harapan publik akan tata kelola yang bersih dan transparan.
Sisi Wacana membongkar tuntas kasus OTT Bupati Lombok Barat oleh KPK, dari sitaan Rp 9 M dan Alphard hingga implikasi sistemik korupsi elit daerah bagi rakyat dan keadilan sosial.
Analisis mendalam Sisi Wacana tentang dugaan permintaan uang Rp 750 juta oleh Bupati Lombok Barat menjelang Lebaran. Siapa yang diuntungkan? Bagaimana ini merusak trust publik?