Skandal Batu Bara PLTU: Rp5 T Raib, Siapa Untung?
Sisi Wacana membedah tuntas skandal korupsi pengadaan batu bara PLTU senilai Rp5 triliun, mengungkap siapa yang diuntungkan dan dampaknya bagi rakyat serta masa depan energi nasional.
Sisi Wacana membedah tuntas skandal korupsi pengadaan batu bara PLTU senilai Rp5 triliun, mengungkap siapa yang diuntungkan dan dampaknya bagi rakyat serta masa depan energi nasional.
Sisi Wacana mengupas tuntas perintah Menteri Bahlil untuk pasok 190 juta ton batu bara ke PLN. Analisis kritis soal potensi keuntungan elit vs. kepentingan rakyat dan rekam jejak kontroversial para aktor.
Sisi Wacana mengulas rencana Kementerian ESDM mengkaji ulang harga DMO batu bara US$70/ton. Analisis mendalam tentang dampak kebijakan ini bagi produsen, PLN, dan masyarakat.
Sisi Wacana mengupas tuntas pernyataan Bahlil Lahadalia tentang defisit kontrak batu bara PLN. Siapa yang patut diduga diuntungkan dari narasi krisis pasokan energi ini? Analisis tajam berbasis data.
Menteri Bahlil Lahadalia membantah pemadaman listrik dipicu kelangkaan batu bara. Sisi Wacana membedah narasi ini, menyoroti rekam jejak dan potensi kepentingan di balik layar yang merugikan rakyat.
Analisis mendalam Sisi Wacana tentang langkah Kejaksaan Agung mengusut perusahaan batu bara nakal, membongkar potensi kerugian negara dan elit yang diuntungkan.
Sisi Wacana mengulas pernyataan Bahlil Lahadalia tentang belum adanya keputusan bea keluar batu bara. Analisis mendalam dampak dan implikasinya bagi negara dan masyarakat.
Analisis Sisi Wacana membedah di balik kelancaran ekspor sawit, batu bara, dan ferro alloy via PT DSI, mengungkap dilema keadilan sosial dan lingkungan yang patut diwaspadai.
Sisi Wacana membedah ancaman Wamen BUMN Purbaya Yudhi Sadewa terkait praktik under-invoicing ekspor batu bara dan komoditas lain. Siapa diuntungkan di balik skema curang yang merugikan negara ini?
Prabowo Subianto mengungkap triliunan hasil ekspor batu bara dan kelapa sawit tidak disimpan di RI. Sisi Wacana mengupas tuntas dampak ‘capital flight’ ini pada ekonomi nasional dan masyarakat biasa.