Asuransi Petani: Harapan Baru atau Janji Usang?
Analisis mendalam Sisi Wacana tentang program asuransi petani gagal panen senilai Rp 6 juta/Ha. Bedah fakta, tantangan, dan implikasi bagi kesejahteraan petani akar rumput.
Analisis mendalam Sisi Wacana tentang program asuransi petani gagal panen senilai Rp 6 juta/Ha. Bedah fakta, tantangan, dan implikasi bagi kesejahteraan petani akar rumput.
Sisi Wacana mengupas tuntas kebijakan ekspor sawit satu pintu, menganalisis dampaknya pada petani, pengusaha, dan dugaan keuntungan elit di balik layar.
Analisis mendalam Sisi Wacana tentang sambutan positif APKASINDO terhadap rakor harga TBS sawit yang dipimpin Wamentan dan implikasinya bagi kesejahteraan petani sawit mandiri.
Sisi Wacana menganalisis laporan optimis Wamentan kepada Jokowi tentang petani yang ‘happy’, membandingkannya dengan realita lapangan dan implikasinya terhadap kebijakan pertanian di Indonesia.
Menteri Zulhas mengklaim pupuk sudah tersedia di Lampung sebelum masa tanam. Sisi Wacana menganalisis klaim ini dan implikasinya bagi petani serta ketahanan pangan.
Analisis mendalam Sisi Wacana tentang bagaimana ketegangan AS-Iran, sanksi, dan konflik geopolitik berdampak langsung pada kesejahteraan petani di negara-negara tetangga Indonesia. Bongkar siapa yang diuntungkan dan kerugian yang ditanggung rakyat biasa.
Analisis mendalam Sisi Wacana tentang kenaikan harga pupuk yang membebani petani. Mengungkap dugaan malfungsi sistem dan pihak yang diuntungkan di balik krisis ini pada April 2026.
Analisis tajam Sisi Wacana tentang rencana kenaikan harga pestisida 30% dan batasan yang ditetapkan Menteri Pertanian di tengah sorotan publik atas kasus korupsi. Siapa sesungguhnya yang diuntungkan?
Sisi Wacana mengupas tuntas potensi Alsintan yang bisa memangkas biaya petani hingga 75%. Analisis mendalam tentang tantangan aksesibilitas dan implikasi keadilan sosial di balik modernisasi pertanian.
Analisis mendalam Sisi Wacana tentang bagaimana petani Iran menjadi korban senyap di tengah konflik dan kebijakan pemerintah yang patut dipertanyakan, mengungkap dugaan elite yang meraup keuntungan. Mengapa ketahanan pangan terabaikan?