Berpulangnya Rachmat Gobel: Jejak Legislator & Aspirasi Rakyat
Sisi Wacana menyajikan analisis mendalam mengenai wafatnya Rachmat Gobel, Anggota DPR Fraksi NasDem. Bedah fakta karier, kontribusi di parlemen, dan implikasinya bagi politik nasional.
Sisi Wacana menyajikan analisis mendalam mengenai wafatnya Rachmat Gobel, Anggota DPR Fraksi NasDem. Bedah fakta karier, kontribusi di parlemen, dan implikasinya bagi politik nasional.
Analisis mendalam Sisi Wacana terkait pidato perdana PM Narendra Modi di DPR RI yang dibuka dengan sapaan ‘Selamat Siang’. Membedah kontradiksi citra diplomatik versus rekam jejak domestik Modi dan implikasinya bagi rakyat.
Sisi Wacana membedah tuntas RAPBN 2027 yang baru disepakati DPR. Siapa yang benar-benar diuntungkan dari alokasi anggaran triliunan ini? Analisis kritis berbasis data.
Analisis mendalam Sisi Wacana tentang rapat Dasco (DPR) dengan ‘Bos BGN’ membahas ‘Misteri Besar Global’ (MBG). Menyoroti transparansi dan rekam jejak DPR RI dalam membela kepentingan rakyat.
Sisi Wacana mengupas tuntas alasan di balik banyaknya anggaran pendidikan yang tak terserap dan dampaknya pada kualitas pendidikan nasional, menyoroti pentingnya efisiensi birokrasi.
Analisis mendalam Sisi Wacana tentang demo mahasiswa di DPR, mengapa api protes menyala, dan siapa yang patut diduga diuntungkan dari kebijakan kontroversial yang merugikan rakyat.
Analisis tajam Sisi Wacana mengenai kontroversi seputar kriteria pengganti Dirjen Imigrasi yang disebutkan oleh ‘Waka Komisi XIII DPR’, padahal komisi tersebut tidak eksis dalam struktur parlemen. Bongkar siapa diuntungkan di balik ambiguitas ini.
Sisi Wacana mengupas tuntas pengesahan UU P2SK oleh DPR. Analisis mendalam mengungkapkan potensi regulasi ini menguntungkan segelintir elit dan dampaknya pada perlindungan konsumen finansial di Indonesia.
Menteri Dody ajukan Rp 34 T tambahan anggaran PU. Sisi Wacana bedah kritis urgensi dana jumbo ini, menyoroti transparansi, akuntabilitas, dan potensi keuntungan elite.
Analisis mendalam Sisi Wacana mengenai kecelakaan anggota DPR Gus Hilman, menyoroti implikasi keselamatan pejabat dan tuntutan kerja di parlemen pada 25 Mei 2026.